RENJANA TANPA ANJANGSANA
Menahan rindu memang
sesuatu yang menyebalkan
Bermacam-macam
umpatan keluar dari mulut orang-orang ketika merindu
Mereka selalu
punya banyak cara untuk melampiaskan rindu
Tapi lain hal
dengan seorang lelaki bodoh yang terus berusaha agar rindunya terbayarkan
Berbatang-batang
rokok ia habiskan demi menahan rindu
Rokok memang
selalu menjadi kawan terbaiknya ketika rindunya tak terbalaskan
Lelaki bodoh itu
selalu berharap akan ada notifikasi di telepon genggamnya dari seorang perempuan
yang selalu ia damba-dambakan
Dalam setiap
hisap hembusnya rokok yang ia capit diantara kedua jari dan mulutnya selalu
terdapat harapan bahwa rindunya akan segera terbalaskan
Tetapi ia hanya
melakukan hal bodoh, ia hanya melakukan hal yang sia-sia dan percuma
Rindunya hanya
akan menjadi renjana yang tak berakhir anjangsana
Komentar
Posting Komentar