BANYAK TANYA

Selalu saja ada yang bilang bahwa: "manusia hidup tidak akan pernah berjalan mulus seperti apa yang selalu kita bayangkan dan impikan. Dalam setiap sesinya, manusia akan selalu menemukan masalah-masalahnya sendiri."
Ya. Ucapan itu memang tidak sepenuhnya salah. Tapi, pernahkah kalian merasa bahwa masalah yang dihadapi berbeda dengan yang lain? Selalu saja ada masalah yang terus menghampiri. Pernahkah kalian berpikir bahwa kita hanya dilahirkan untuk menghadapi ini semua? Menghadapi apa yang sebenarnya kita tidak inginkan?
Pernahkah kalian merasa menyesal telah dilahirkan?
Lalu, bukankah wajar jika bertanya kepada Tuhan dengan kata tanya "kenapa?". Bukankah Tuhan Maha Segalanya? Bukankah Tuhan tempat mengadu bagi para hamba-Nya?
Tetapi "orang-orang" itu selalu berkata bahwa: "tidak sepatutnya kita mengadu kepada Tuhan dengan kata "kenapa?." Ah, bebal sekali mereka.
Saya sendiri yakin bahwa Tuhan tidak akan tersinggung mendengar keluh-kesah hamba-Nya, seperti apapun kalimat tanya yang ia berikan, Tuhan tidak akan pernah tersinggung.
Bukanah Tuhan Maha Segalanya? Lalu untuk apa Ia tersinggung dengan perkataan seorang hamba yang tidak memiliki apa-apa selain kain do'a yang dibuat dengan bahan tanya "mengapa" yang tiap hari dipanjatkan?!

Komentar

Postingan Populer