SAJAK UNTUK KEKASIH
SAJAK UNTUK KEKASIH
Jika hati dan perasaan bisa aku kendalikan,
akan ku kendalikan untuk menahan barang sebentar saja
agar tidak mencintaimu.
Tapi ini diluar kendaliku,
meski begitu aku tidak pernah merasa terapaksa mencintaimu,
justru aku bersyukur,
hati ku membawaku dekat denganmu.
Aku sadar mencintaimu adalah patah hati paling sengaja.
Jika kita sudah mencintai kita pun
harus siap patah hati.
Sayangnya, aku harus
menerima sakitnya.
Tetapi ada yang harus lebih aku sadari lagi,
bahwa mencintai itu harus sepaket dengan konsekuensinya,
bisa kebahagiaan ataupun kesedihan.
Kau berhasil membuat ku khawatir malam ini,
mengganggu konsentrasiku.
Mengundang lagi ketakutanku akan kamu.
Tapi kau tenang saja,
aku takkan memaksamu untuk mencintaiku.
Itu hak hatimu juga perasaanmu.
Kau pun tak punya daya untuk mengendalikannya.
Aku tahu itu.
Jika suatu saat kau bersama laki-laki lain.
Yang perlu kau ingat adalah: Aku takkan pernah bahagia!
Ya, aku takkan bahagia jika kau bahagia bersama laki-laki lain.
Naif sekali aku jika berkata bahwa “Aku bahagia melihat kau bahagia
dengan lelaki lain.”
Lelaki bodoh yang berkata seperti itu, munafik!
Bahagiaku adalah ketika bersamamu.
Itulah sebenar-benarnya mencintai,
melihatmu bahagia karena diriku sendiri, bukan karena laki-laki
lain.
Ada dua semoga malam ini;
Semoga, kau baik-baik saja,
tubuhmu juga hatimu.
Dan semoga, kau masih tetap ingat,
disini masih ada aku yang setia menunggu.
Dan terakhir,
MAAF.
Komentar
Posting Komentar